Penyebab Gejala Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau yang biasa dikenal dengan singkatan PPOK adalah terminologi yang digunakan berbagai macam penyakit paru-paru dalam waktu jangka panjang. Gangguan paru-paru ini menyerang dan menghalangi laju udara yang mengakibatkan penderitanya kesulitan untuk bernapas. PPOK juga merupakan kombinasi dari dua penyakit pernapasan, yaitu emfisema dan bronkitis kronis

Penyebab Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Penyebab atau faktor risiko dari penyakit PPOK meliputi berbagai hal yang berhubungan dengan paru-paru. Faktor yang dapat mempengaruhi dan menjadi penyebab terjadinya PPOK yaitu terjadi akibat kebiasaan merokok, polusi udara dan karena faktor keturunan. Paparan polusi udara yang bisa saja berasal dari rokok ataupun dari hal lain seperti debu, bahan kimia dan asap kendaraan bermotor meningkatkan risiko terjadinya PPOK.

Adapun faktor keturunan, menurut keterangan medis, penyakit PPOK bisa saja terjadi atau memiliki resiko terkena penyakit yang sama apabila salah satu anggota keluarganya mengidap penyakit PPOK. Contohnya dari ayah ke anak, atau dari ibu ke anak. Selain itu, usia juga bisa menjadi penyebabnya. PPOK bisa berkembang seara perlahan, sehingga muncul pada usia lanjut, umumnya pada usia 35-40 tahun.

Gejala Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Gejala PPOK seringkali membuat penderitanya tidak menyadari bahwa ada gangguan pada pernpasannya, sehingga kebanyakan dari mereka berobat ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut. PPOK memang tidak menunjukan gejala yang signitifikan, karena umumnya dapat dirasakan setelah lamanya waktu terpapar oleh polusi yang menjadi penyebab utama dari penyakit ini. Namun, berikut ini yang bisa dijadikan patokan atau yang perlu diwaspadai karena termasuk dari gejala-gejala Penyakit Paru Obstruktif Kronis, antara lain sebagai berikut:

  • Napas sesak dan berbunyi (mengi)
  • Sering merasa lemas
  • Batuk berdahak berkepanjangan
  • Postur tubuh menjadi kurus
  • Tersengal-sengal saat beraktivitas

Jika gejala-gejala tersebut muncul, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk periksa. Karena PPOK dapat timbul dengan tiba-tiba dan dapat membahayakan kesehatan paru-paru. Pemeriksaan lebih baik sejak muncul gejala awal daripada ketika gejala memasuki stadium lanjut. Jika PPOK diketahui ketika stadium ringan, maka pengobatannya akan semakin mudah, daripada ketika sudah memasuki stadium lanjut atau kronis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *